Tampilkan postingan dengan label karomah wali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label karomah wali. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Oktober 2026

Tayyul Ardh, Melipat bumi, teleportasi

Bersepeda teleportasi dari kaliwungu ke demak

Suatu sore ada seorang pekerja naik sepeda onthel dari arah barat menuju kaliwungu... 
dia kaget melihat seorang Kyai Pengasuh Pondok Pesantren  jalan kaki sendiri padahal hari sudah menjelang magrib
"Mbah Kyai Thohir kuwi jare Kyai arep magrib kok masih disini" gumamnya dalam hati.

( Mbah KH.Thohir Sholih Panggangayom katanya kyai hampir magrib kok masih disini, jarak lokasi sampai pondok beliau kira2 4km )

 Dia masih mengayuh sepeda, Kira2 lima menit setelah bertemu kyai , terdengarlah azan magrib dari menara masjid betapa kagetnya ternyata dia bersepeda sampai ke depan masjid agung demak.

 ( kaliwungu demak kira2  50km dan di tempuh dengan sepeda motor 1 jam lebih )

Setelah sholat magrib beliaupun lapor ke kantor polisi dan menceritakan apa yang dialaminya , Pak polisinya antusias dan minta di antarkan sowaan ke Simbah Kyai.

Dengan Sandal teklek lebih cepat dari kereta api

Ketika tahun 1935 jarang sekali orang punya sepeda onthel, jika bepergian dekat bisa naik delman atau jalan kaki bila bepergian jauh bisa naik kereta api antar stasiun.

Suatu ketika ada peringatan haul Sunan Abinawa ( P Benowo wafat 1612 M ) Putra Sultan Hadiwijaya (Jaka tingkir ) di desa pakuncen kendal.

Banyak orang dari desa kami ikut menghadiri haul tersebut dengan naik kereta api dr stasiun kaliwungu... 
kereta api yang mengangkut Rombongan sudah berangkat , salah satu santri Mbah KH THOHIR SHOLIH bernama Pak AMIN melihat Beliau K Thohir masih jalan kaki dari utara dengan membawa tongkat dan bersandal teklek, padahal kereta sudah berangkat 
"Keri ki mbah kyai" (tertinggal ini MBAH KYAI)
 
Namun ajaibnya ketika Rombongan telah sampai di makam Sunan Benowo, Mbah KH THOHIR sudah memimpin Tahlil. Subhanallah....

Ilmu lempit bumi atau dalam tradisi Islam dikenal sebagai Thoyyul Ardhi (Tayyul Ardh) adalah kemampuan luar biasa untuk melipat jarak atau ruang bumi, sehingga seseorang dapat menempuh perjalanan yang sangat jauh dalam hitungan detik atau beberapa langkah saja. Di dunia pesantren dan tasawuf, fenomena ini sering dikaitkan dengan istilah teleportasi spiritual.

Dalam teologi Islam, kemampuan melipat bumi dikategorikan sebagai Karamah, yaitu kejadian luar biasa (khariqul 'adah) yang diberikan oleh Allah SWT kepada hamba-hamba pilihan-Nya yang saleh dan bertakwa (para Waliyullah).

Bukan Keahlian yang Dipelajari: Para ulama menegaskan bahwa karamah sejati tidak bisa didapatkan melalui jalur belajar, mantra, atau dicari secara sengaja, melainkan murni pemberian (anugerah) dari Allah karena kesucian hati dan ketaatan sang hamba.

Simbah KH THOHIR SHOLIH orang yang Khumul ( menyembunyikan diri ) tidak berharap ketenaran namun ALLAH SWT mentaqdirkan beliau dikenal atas kehendak Allah orang yang bersepeda teleportasi sejauh 50km... 
Penutup dari kisah ini sebuah Syair :

اذكر حديث الصالحين وسمهم *  فبذكرهم تتنزل الرحمات واذكر كرامتهم تنل بركاتهم *  وقبورهم زرها اذا هم مات

Sebutkanlah perkataan orang-orang saleh dan sebutlah nama mereka. *  
karena dengan menyebut nama mereka, rahmat akan turun.

Sebutkanlah karomah mereka dan kamu akan menerima berkah mereka * 
dan kunjungilah kuburan mereka ketika mereka telah wafat.